السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hai Sahabat Paring semuanya, jumpa lagi nie bareng kita panyoet inspiring. In Syaa Allah kali ini Paring mau berbagi dengan sahabat paring mengenai petaka terbesar.
Yang namanya petaka terbesar
bagi kita itu bukanlah musibah-musibah yang selama
ini kita alami seperti kecelakaan, gunung meletus, dan lain sebagainya.
Petaka terbesar itu adalah ketika
diri kita sendiri tak ingin dekat dengan Allah, mengapa? karena kita terus suudzon terhadap apa
yang telah Allah takdirkan, nah itu yang menjadi penyebab terjadinya
petaka terbesar pada kita. Terkadang sesuatu yang kita anggap baik ternyata
malah menjauhkan kita dengan Allah, begitu juga sebaliknya sesuatu yang kita
anggap buruk malah membawa kedekatan kita dengan Allah.
Padahal Allah dah cakap dalam QS. Al-Baqarah : Ayat 216
وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
Sahabat paring, kejadian apapun yang membuat kita dekat sama Allah itu merupakan suatu karunia. Apabila kita diberi musuh oleh Allah, tapi dengan adanya musuh ini malah mendekatkan kita dengan Allah maka itu lebih baik bagi kita dari pada diberikan teman tapi malah menjauhkan kita dari Allah.
Kita diberi sakit sama Allah, ternyata dengan sakit itu dosa kita terhapuskan dan mendekatkan kita dengan Allah, maka itu lebih baik untuk kita, daripada kita diberi sehat malah menjauhkan kita dari Allah.
Intinya sahabat Paring semuanya, Husnudzanlah terhadap Allah karena sesuatu yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah, dan sesuatu yang kita anggap buruk belum tentu buruk pula menurut Allah.
Semoga dapat bermanfaat bagi Panyoet Inspairing dan sahabat-Sahabat Paring juga. Wallahu'alam bisshawab :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar